Resolusi Bisnis 2019: Marketing My Book

Selamat Tahun Baru, Happy New Year, untuk seluruh pembaca setia Tulisansekarlangit. Jangan lupa follow akun media sosial saya ya.

Tahun 2018 sudah berakhir. Tentunya kalian mengalami berbagai pergumulan maupun kebahagiaan selama tahun kemarin. Apa pun itu, selalu syukuri dan jadikan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi. Saat detik menunjukkan detik pertama di tahun 2019, terbukalah lembar harapan baru untuk mewujudkan cita-citamu yang mungkin belum sempat terlaksana tahun lalu.

Nah, cita-cita, atau resolusi, tidak melulu berkutat seputar rencana pribadi. Impian bisnis yang akan saya wujudkan di tahun 2019 adalah pemasaran buku saya, Sirene Ketiga.

Sejak kecil, saya sangat menyukai membaca dan menulis. Hobi ini didukung orang tua dengan menyediakan buku bacaan sampai meluangkan waktu untuk mendengarkan saya membacakan cerita. Artikel koran, cerpen, hingga berbagai blog sudah saya luncurkan akibat pikiran saya selalu gatal menelurkan sesuatu yang baru. Blog ini juga hasil motivasi saya untuk makin tertib mem-branding diri sebagai penulis. Maka, tidak heran jika impian saya yang belum merasa komplit jika belum memasarkan buku karangan saya.

Seperti kalian bisa lihat di sidebar, saat ini saya memiliki sebuah work-in-progress di Wattpad berjudul Sirene Ketiga. Sebetulnya, Sirene Ketiga ini sudah selesai, lho. Hanya saja, saya mengupload di Wattpad per chapter secara mingguan. Sementara, offline-nya, novela ini sudah dalam tahap review oleh beberapa pembaca beta. Untuk mengetahui proses bagaimana saya berhasil menuntaskan sebuah draf selama dua belas hari, silakan baca di sini.

Cover buku Sirene Ketiga

Tahun 2019, saya berencana membawa naskah buku saya ke penerbit self-publishing, kemudian memasarkannya. Mengapa self-publishing atau mandiri? Hmm, bermula dari beberapa kali naskah saya ditolak penerbit mayor maupun indie sejak tahun 2016, saya berinisiatif untuk mempelajari jalur penerbitan mandiri. Jalur penerbitan mandiri memang tidak akan membiarkan penulis ongkang-ongkang kaki menunggu penerbit memasarkan karyanya di toko-toko buku ternama, jadi strategi pemasaran dan penjualan tentu saja harus direncanakan penulisnya dengan matang.

Tahap Awal Pra-Penerbitan

Tahapan rencana yang akan saya eksekusi tahun 2019 dimulai dari mengumpulkan review para pembaca beta di bulan Januari. Karena naskah sudah saya sebar pada pertengahan Desember 2018, saya tinggal mengumpulkan kesan dan masukan dari mereka. Selain itu, dari beberapa chapter yang sudah dipublikasikan di Wattpad, saya akan mendata total pembaca dan vote. Ini untuk membantu strategi pitching saya dalam berpromosi nantinya. Secara pribadi, saya juga masih akan mengoreksi naskah secara hard-copy.

Masih di bulan yang sama, setelah masukan dan komentar terkumpul, saya akan memasukkannya ke dalam bagian-bagian cerita yang bisa disesuaikan. Setelah itu, tentu saja saya akan mengirimkannya ke penerbit mandiri. Sebagai rencana cadangan – karena dalam bisnis kita harus memikirkan rencana cadangan juga – saya akan mengirimkan naskah Sirene Ketiga ke penerbit indie, siapa tahu mereka ada yang berminat.

Tahap Promosi Online dan Offline

Direncanakan sekitar akhir Maret 2019, saya mulai menginformasikan melalui blog dan mengemail semua subscriber. Di Wattpad, saya akan menulis chapter tersendiri tentang Sirene Ketiga yang sudah diterbitkan dan tempat atau web di mana pembaca dapat membelinya. Di media sosial, terutama Instagram dan Facebook, saya akan mempromosikan Sirene Ketiga. Oh, dan satu lagi, karena era media sosial begitu kuat, giveaway serta promosi melalui jejaring teman-teman akan banyak berpengaruh dalam kesuksesan pemasaran.

Dalam tiap tahap sejak pra-penerbitan, saya dapat memanfaatkan banyak kemudahan di era digital. Mulai dari GoogleSheet untuk mendata para pembaca beta, berkomunikasi dengan calon penerbit dan para pengulas, mendapatkan respons awal dari pembaca di Instagram dan email, dan tentu saja menjaring pembaca potensial melalui Wattpad.

Tetapi, jangan dilupakan juga keperluan promosi offline. Ada beberapa event yang bisa diikuti penulis untuk memasarkan hasil karyanya, antara lain bedah buku, book signing, atau talkshow. Nah, dalam event promosi offline ini saya merasa akan cukup ribet mengelolanya. Event promosi offline tidak seperti online yang cukup dengan beberapa klik atau email dapat menyelesaikan masalah. Dalam event offline, logistik dan rundown acara memainkan peran penting. Jangan sampai logistik yang kacau-balau merusak mood penulis untuk memasarkan bukunya.

Karena saya bekerja, saya kesulitan menemukan waktu untuk riset belanja barang-barang kebutuhan promosi offline, atau sekadar barang penunjang kebutuhan menulis. Untungnya, di Ralali.com sebagai B2B marketplace, semua keperluan itu tersedia. Bingung mencari kebutuhan untuk pemasaran buku secara offline? Solusinya gampang. Tinggal klik kategori Office Supply, dan saya bisa menemukan segudang keperluan dengan harga grosir.

  • Cetak kartu nama, checked
  • Cetak brosur, checked
  • Moleskine notebook untuk corat-coret ide, checked
  • Tinta printer, wajib untuk mencetak hard copy draf, checked
  • Kertas A4, checked
  • Bolpoin untuk suvenir saat event offline, checked

Semua dalam satu platform, sehingga sangat praktis. Berbelanja bisa dilakukan dari laptop atau ponsel pintar, mendukung gaya hidupku yang sibuk. Tentu saja, karena akhir pekan sebaiknya dilewatkan dengan beristirahat sejenak dan bukannya sibuk mencari barang-barang keperluan promosi, bukan? Selain itu, tentu saja harganya terjangkau. Sudah hemat uang transportasi, bensin, atau tol, barang masih diantar pula sampai ke alamat tujuan. Oh ya, seller Ralali terpercaya, sehingga kita tidak perlu takut untuk mulai berbelanja di sini. Selain dari laptopmu, kamu juga bisa berbelanja dari app di ponsel pintarmu, jadi makin praktis, lho.

Bisa dibuka dari app juga

Jadi, sudah adakah rencana untuk mulai berbisnis di tahun 2019? Bagikan ide dan rencanamu di kolom komentar, ya. Jangan lupa membeli barang kebutuhan usahamu di Ralali!

Salam,

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *